Sungguh, dalam sebulan ini aku sangat bingung. Minggu-minggu ini, jadwal imunisasi bagi anakku di RSIA. Bukan karena tidak punya waktu atau ada kesibukan. Tapi memutuskan, apakah anakku harus di imunisasi atau tidak itu yang membuatku bingung.
Minggu kemarin habis diskusi sama orang yang mengerti tentang Herbal, katanya imunisasi itu justru -membahayakan anak. Terlebih setelah salah seorang teman membaca sebuah tabloid yang menyatakan imunisasi/vaksinasi itu justru membahayakan.
Sempat konsultasi sama dokter, beda-beda tanggapannya, ada yang menyarankan imunisasi itu harus, tapi juga ada dokter yang meragukan -tentang imunisasi. Bingung deh..
Mencoba mencari informasi lain supaya punya gambaran yang lebih luas, saya coba googling di internet, wahhh… makin tambah bingung…
banyak situs/weblog yang menyatakan pentingnya imunisasi/vaksinasi:
http://www.infeksi.com/articles.php?lng=in&pg=15
http://dranak.blogspot.com/2006/07/tentang-imunisasi-hib.html
http://www.rssa.ppimk.or.id/imunisasi.php
http://lita.inirumahku.com/health/lita/ajakan-menolak-imunisasi/
Tapi juga tidak sedikit yang berkomentar sebaliknya…
http://gugundesign.wordpress.com/2007/08/07/imunisasi-siapa-tidak-takut/
http://imunisasi-halal.blogspot.com/2007/10/vaksinasi-vs-imunisasi-halal.html
http://puterakembara.org/rm/Alergi4.shtml
Sebenarnya masih banyak situs/weblog lain yang berpendapat tentang imunisasi/vaksinasi.
Dulu waktu anak pertama, aku tidak sebingung ini, karena semua informasi tentang imunisasi yang tidak -baik aku abaikan, karena waktu itu (entahlah) aku percaya aja ama dokter, tapi setelah semakin banyak -kasus2 tentang kegagalan imunisasi (ada yg meninggal, koma, lumpuh dll) membuatku merasa perlu -mempertimbangkan tentang perlu/tidaknya imunisasi ini buat anak.
Tapi hingga sekarang aku belum bisa meyakinkan diriku, mana yang terbaik…
Ada yang bisa memberikan pencerahan?
10 Juni 2008 at 12:34 pm
Maaf, mohon jangan melihat tulisan saya sebagai yang MENOLAK imunisasi hanya dari judulnya saja. Harap dibaca keseluruhan hingga semua komentarnya *ya saya tahu, memang panjang sekali*
Justru tulisan yang saya buat adalah untuk memperlihatkan pentingnya imunisasi
Terimakasih, dan salam kenal
11 Juni 2008 at 3:31 am
bu lita:
oh iya bu, mohon maaf, salah taruhnya, padahal kemarin udah aku baca sebagian, cuman pas nulis karena buru-buru aku cuma liat judulnya aja. skr udah saya luruskan. Padahal tulisan2 bu Lita ini inspirated banget.
Salam kenal kembali bu..
11 Juni 2008 at 7:54 am
Seharusnya ada info yang lengkap dari pemerintah or organisasi kedokteran mengenai hal ini, tentang kasus-kasus yang terjadi, tentang efek samping imunisasi, tentang anak-anak kategori apa imunisasi itu tidak harus dilakukan dll
28 Juni 2008 at 1:00 pm
Tidak apa-apa. Memang banyak yang tertipu oleh judulnya kok, bahkan dokter hehehe…
Maaf baru mampir kembali ke sini. Semoga keputusan yang kita pilih adalah yang terbaik, ya
27 Maret 2009 at 4:52 pm
Mmh… masih banyak ya… yang ragu tentang vaksinasi….Ibu-ibu vaksinasi itu memasukan penyakit ke tubuh manusia…
dari darah orang yang sakit, dimasukan ke media seperti ginjal anjing, ginjal kera dll …di masukan ke bayi aborsi, apa bagian matanya, paru-parunya..terus di tambah aluminium, timerosal, formalin atau yng lain sebagai pengawetnya…setelah di proses, akhirnya di masukan ke dalam suntikan, ato di teteskan langsung ke mulut manusia.
Nah… itu cara nya…
Ibu-Ibu buka Blog tentang imunisasi di Setangkai mawar cinta ya… saya bicara banyak di sana…mudah-mudahan dapat masukan yang sangat di perlukan ya…
Saya berharap segera Indonesia mendapatkan Dokter-dokter yang beriman… dokter yang di mulyakan ALLAH di dunia dan di akhirat… dokter yang mampu menyelamatkan umat manusia di dunia ini… yang sudah banyak di rusak kesehatannya
Vaksin, obat-obatan kimia sintetis bertentangan dengan rumus ALLAH. Tata cara pengolahan Makanan dan minuman, pertanian peternakan banyak yang bertentangan dengan aturan ALLAH. Jadi bagaimana tidak pada sakit, kalau pake rumus yang bukan Pencipta manusia…ya…manusianya jadi ….gak karu-karuan…ngawur…otaknya mleot, sel organ tubuh… pada lumer…ya dimasukin air raksa…zat lain yang haram pula…..bgm gak rusak…
coba masukin tangki bensin mobil sama PISANG..rusak gak…ato DUREN… mampet gak tuh saluran bensinnya… kan gak sesuai dengan aturan PENCIPTA mobil…pasti HANCUR….Kalau yang memakai mobil itu orang muslim aturannya beda tidak sama non muslim… Apabener kalo yang make mobilnya non muslim masukan PISANG ke TANGKI BENSINNYA GAK RUSAK? ….
Nah… orang/ manusia udah di atur sama ALLAH harus makan yang halalan toyiban … malah di kasih yang haram dan beracun… ya …ancur
Obat-obatan yang menyembuhkan manusia dari penyakit adalah obat yang HALALAN TOYIBAN.
ITULAH Rumusnya ALLAH untuk seluruh manusia baik MUSLIM dan NON MUSLIM
Rasulullah bersabda:
Inalloha lamyaj’al syfaakum as fima haroma ‘alaikum.
Sesungguhnga ALLAH tidak menciptakan kesembuhan dari hal yang di haramkan atas kalian.
Ya… sekarang kita emang kudu pintar… jangan yes ….yes… aja.. Ayo..ibu-ibu..banyak ikuti pengajian-pengajian yang mengangkat ILMU-ILMU terapan yang berdasarkan AL Quran dan Hadis..Baik Ekonomi, Hukum, Kedokteran,Pergaulan, Pemerintahan, Militer dll.
Jadi ilmu-ilmu ini kalo di kuasai oleh para ibu..coba bayangkan …bagaimana nanti Anak-anaknya, pasti ibu mengajarkannya ke anak-anak kan…. pasti hebat..hebat..
Ibu adalah TIANG NEGARA… Perjuangan ibu demi kemajuan anak dan keluarga, adalah perjuangan mulia….Mari IBU-IBU segera bangkit, berjuang… untuk kemuliaan umat manusia.
11 Juni 2009 at 2:07 pm
Subhaanallah… Lantas, bagaimana solusi terbaik untuk menggantikan imunisasi? dan bagaimana yang sudah terlanjur?